11 Oct 2019

Mengambil ayat pertama surat Al Fath sebagai tema Jum’ahan #57 agar untuk bersama mentadabburi ayat ini. Mencari hal yang bisa diterapkan oleh–minimal–diri sendiri. Ayat yang artinya “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata.” turun bukan dari ruang hampa. Dalam ruang sosial politik yang dialami Rasulullah sebuah ayat turun kadang berisi respon atas kejadian yang […]

03 Oct 2019

Manusia punya naluri eksistensi. Selain butuh untuk mengapresiasikan diri. Saat ada manusia lainnya lebih unggul dari dirinya naluri ini akan meronta. Ada tetangga beli barang baru langsung ingin juga beli. Saat ada orang yang lebih berpengaruh dibandingnya, akan jengkel–dan cari pengaruh. Dalam ranah positif saling mengejar, dan mengalahkan ini bisa bagus. Seperti di ranah perlombaan. […]

26 Sep 2019

Kelelahan dari sebuah pekerjaan adalah hal wajar. Itu sebuah konsekuensi logis. Tinggal bagaimana mengelola kelelahan ini bukan hanya berhenti pada hitung-hitungan matematis. Harus lebih di cakrawala kan lagi. Apalagi di wilayah kerja sosial yang semuanya diabdikan. Pondasi atau akar yang harus ditancapkan adalah perjuangan Tauhid. Perjuangan pemurnian, penjernihan dari segala tendensi materi; Semua yang dilakukan […]

20 Sep 2019

Peradaban Agung Nusantara memiliki kesadaran nilai-nilai Ruhani dan kemanusiaan bahkan jauh sebelum Islam masuk ke Teritorial Gugus Nusantara. Falsafah hidup masyarakat nya bisa tembus berabad-abad melintasi Zaman. Salah satunya berinti sari ‘Mikul Dhuwur Mendem Jero’ yang artinya menjunjung Tinggi Mengubur Dalam. Makna yang terkandung di dalamnya agar manusia siapapun dia harus peka terhadap diri dan […]

11 Sep 2019

Untuk tema Jum’ahan seri ke 53 ini, Al Ma’shum mengambil suara Radikal yakni ‘Membunuh Kebenaran’. Pasti ada sesuatu yang mengilhami lahirnya bahan pembabaran ini. Sebab Al Ma’shum hidup tak diruang hampa Kepentingan Politis, maka tak ayal saling klaim, Propaganda, Kosmetika Kebohongan sudah lazim bersliweran tiap hari kami nikmati. Seringkali ada pameo, 1000 Kebohongan jika dikemas […]

10 Sep 2019

Apakah kita tahu esok hari ada Peristiwa apa?? Apakah kita mengerti jam berapa, menit ke berapa kita akan buang angin? Berapakah jumlah butiran debu yang bertebaran di kamar kita?? Rentetan pertanyaan diatas pasti hampir 100% kita tak akan bisa menjawab secara benar. Memang bagi penganut Modernisme kita hidup seperti Siang Hari, dunia seperti digenggaman tangan, […]

10 Sep 2019

Tema Jum’ahan kali ini mengambil idiom dari bahasa Jawa. Cemeng. Dalam kamus, cemeng artinya hitam. Ada selaksa jauh mendalam yang bisa dipetik oleh Para Kader Al Ma’shum untuk memaknai nya. Berangkat dari tema Cemeng apakah hitam musti jelek, kotor, tidak baik?. Menggali hikmah, terbang mencari cakrawala yang selalu dipelajari dalam setiap Jum’ahan. Termasuk tema kali […]

22 Aug 2019

Diceritakan bahwa Sultan Zulkarnain. Seorang raja yang menguasai beberapa wilayah Bumi. Masih kerabat dan sezaman dengan Khidhir A.S. membagun sebuah tembok. Tentunya pembangunan tembok ini sebagai fungsi pembatas dan penghalau dari sesuatu. Yaitu ya’juj ma’juj yang dengan ciri fisik tertentu, yang identik dengan sifat keserakahan, tamak, ambisi, tak puas dengan yang dimiliki. Sampai-sampai ada kisah […]

12 Aug 2019

Mbah Nun pada suatu hari sempat menyampaikan secara langsung suatu terminologi baru atas pertanyaan yang kusampaikan, ku bertanya ke beliau. kenapa Cak Nun bisa sangat mengerti banyak hal, bisa menjawab lintas frekuensi ilmu langit maupun bumi?? Mbah Nun tersenyum, kemudian menjawab, djok kalau kamu ingin mengetahui segala sesuatu maka ketahuilah Ibunya dari Segala Sesuatu itu. […]

07 Aug 2019

Dengan mengutip Al Qur’an Surat Al Kahfi ayat 93, penggalan kalimat Layakadunna Yafkohunna Qoula yang memiliki arti hampir tak mengerti pembicaraan , menjadi titik konsentrasi pada Jum’ahan edisi 48. Tentu saja latar belakang Sejarah yang dikabarkan Al Qur’an ini tak bisa dilepaskan dari Tokoh Dzulkarnain..seorang alim tapi ada juga yang menyatakan seorang Nabi , maka […]